Kamis, 13 Februari 2014

Seiring kembalinya Couibaly Djibril menjadi striker utama Persib Bandung, solusi akan tumpulnya lini depan Persib memang sudah terjawab. Hanya saja masih muncul kekhawatiran ketika Djibril yang saat ini belum fit 100 persen harus terus dipaksakan bertanding. Untuk itu Manajer Persib, Umuh Muchtar menilai Persib masih membutuhkan penyerang yang bisa diandalkan.
Dikatakan oleh sang manajer bahwa Persib akan kedatangan seorang penyerang asing asal Australia untuk mengikuti trial. Rencananya pemain tersebut akan ikut berlatih dengan tim pada Jumat (14/2) besok. Hanya saja Umuh masih enggan menyebutkan siapa pemain itu.

“Besok dia akan bergabung latihan. Tapi hanya untuk uji coba lihat kemampuannya saja dulu. Dia dari Australia, Dia berinisial DB. Tingginya 193 cm dan berusia 23 tahun. Kata agennya dia pemain bagus, sering cetak gol. Tapi akan kami lihat dulu kemampuannya seperti apa. Yang pasti dia belum pernah bermain di Indonesia” ungkap Umuh di Mess Persib, Kamis (13/2).
Umuh menilai Persib masih membutuhkan seorang penyerang untuk menambal kekuatan yang ada saat ini. Menurut Umuh keputusan untuk mendatangkan pemain jangkung ini sebagai antisipasi apabila ada personel ini depan Persib yang harus absen lantaran cedera atau sangsi.Setiap tim peserta ISL masih memiliki waktu untuk mendaftarkan pemain karena transfer pemain ditutup pada 28 Februari.
“Kalau Tantan, Ferdinand atau Djibril, salah satu diantara mereka cedera, kan repot. Makanya kami cari lagi pemain asing,” ujarnya.
Terkait kabar tentang terbatasnya sisa budget Persib musim ini, Umuh mengatakan sudah tidak ada masalah. Hanya saja memang dana untuk transfer pemain Persib berkurang dibanding musim lalu.
Bergabung dengan Persib di awal musim ini tetapi langsung menderita demam berdarah dan terbukti mempunyai cedera bawaan harus membuat Coulibaly Djibril dicoret dari Persib. Beruntung Jajang Nurjaman tidak bisa menemukan pengganti yang sepadan sehingga Djibril akhirnya kembali dipanggil untuk kembali memperkuat Persib Bandung.
Persib sendiri bukan tanpa masalah, lini depan Persib dinilai tidak tajam karena kurang efektif dalam memanfaatkan peluang. Kesembuhan Djibril jelas menjadi jawaban akan problema yang ada di tubuh Persib. Terbukti dalam pertandingan kontra Persik pada Rabu (12/2) kemarin di Stadion Brawijaya Djibril langsung mencetak gol dalam debutnya.
Dikatakan oleh pemain asal Mali itu bahwa cedera yang dialaminya sudah semakin membaik meskipun belum pulih sepenuhnya. Dia pun menyerahkan segalanya kepada sang pencipta agar kondisinya bisa kembali fit dan bisa memberikan gol-gol berikutnya untuk Persib.
“Cedera saya sudah membaik, namun hari ini saya masih belum 100 persen fit. Target saya ke depan selalu bergantung kepada Allah, dengan izin Allah saya bisa bermain 100 persen dan saya ingin mencetak gol di setiap pertandingan, karena saya adalah striker dan itulah yang Persib Bandung harapkan dari saya. Kita lihat ke depannya nanti,” ungkap Djibril saat diwawancara.
Bomber berusia 27 tahun ini juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada bobotoh yang tetap mempercayai dirinya untuk menjadi ujung tombak klub kebanggan warga Jawa Barat tersebut. Djibril pun mempersembahkan gol yang dicetaknya untuk para bobotoh.
“Untuk bobotoh, saya sangat berterima kasih karena tetap percaya kepada saya walaupun saya cedera dan sempat keluar dari Persib. Saya dedikasikan gol ini kepada bobotoh,” pungkasya.